Minggu, 14 Mei 2017

Mitos tentang kalong yang ada di watansoppeng

Setiap daerah punya cerita rakyat dan mitos tersendiri, termasuk watansoppeng. Di kabupaten soppeng terdapat keunikan yang tak dimiliki oleh daerah lain. Yaitu adanya kalong atau kelelawar yang hidup tepat di pusat kota. Konon hewan muncul bersamaan dengan berdirinya kerajaan watansoppeng lebih tujuh abad yang lalu. Berikut ini mitos tentang hewan tersebut:
1.       Barangsiapa yang terkena kotoran hewan ini maka akan mendapat jodoh orang soppeng.
Mitos yang paling populer  tentang hewan ini adalah jika berkunjung ke kota soppeng kemudian terkena kotoran hewan ini maka akan mendapat jodoh orang soppeng. Percaya atau tidak kembali ke diri sendiri. Namun, sudah banyak cerita yang bisa membuktikannya. Walaupun sudah banyak yang membuktikannya tapi itu semua berkat isin tuhan yang maha kuasa.

2.       Tidak memakan buah yang ada dalam wilayah soppeng
Ketika awal kedatangannya ke kota soppeng, kalong mendapat penolakan oleh masyarakat pada masa itu karena khawatir tanaman mereka akan dihabisi oleh hewan tersebut. Kekhawatiran masyarakat dimengerti oleh raja soppeng ketika itu. Kemudian raja soppeng mengadakan dialog dengan pemimpin kalong yang menghasilkan perjanjian yang salah satu isinya adalah hewan tersebut boleh tinggal dan menetap di wilayah soppeng tapi tidak boleh memakan buah yang ada di soppeng, perjanjian tersebut berlaku secara turun temurun.

3.       Punya pemimpin.
Seperti halnya komunitas manusia, hewan tersebut juga di percaya oleh masyarakat soppeng memiliki ketua atau pemimpin. Pemimpinnya mempunyai perbedaan yang mencolok yaitu berwarna putih. Hanya keluar ketika keadaan soppeng genting atau darurat. Namun hingga jaman yang modern ini belum ada yang pernah melihatnya atau hanya cerita rakyat belaka.

4.       Sebagai alarm
Masyarakat soppeng percaya jika hewan tersebut pergi dan tidak kembali maka soppeng akan mengalami bencana alam atau ada seuatu yang akan terjadi di kabupaten soppeng. Hal ini sudah pernah terjadi ketika gejolak politik di watansoppeng memanas dimana terjadi pembakaran kantor KPU dan kantor kecamatan. Kalong-kalong tersebut tidak kembali beberapa waktu dan menjadi penyebab populasinya berkurag drastic.

5.       Mengikuti insting
Ketika menjelang magrib, kalong-kalong tersebut terbang untuk cari makan. Tapi sebelum memutuskan ke arah mana akan pergi mereka terlebih dahulu terbang berputar di langit soppeng dan menjadi pemandangan yang unik.  Kemana arah mencari makan, mereka mengikuti insting dan terbang berrombongan dan kembali kalau subuh menjelang pagi.

Mitos-mitos yang tertulis atas anda  boleh percaya dengan syarat semua atas isin tuhan yang maha kuasa. Mitos tersebut baru menceritakan satu keunikan watansoppeng. Masih banyak yang lain yang belum di ceritakan dan sekedar dongeng pengantar tidur.

hal-hal yang tak menyenangkan yang akan kamu dapatkan jika berkunjung ke soppeng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar