Minggu, 14 Mei 2017

Hal kurang menyenangkan yang akan kamu dapatkan jika berkunjung ke Soppeng

Kabupaten Soppeng ber-ibu kota Watan Soppeng, yang kata orang-orang ‘Bandoeng van Celebes’ Bandung di Sulawesi karena mirip atau paling tidak hampir mirip Bandung di Jawa Barat sana karena berada di dataran tinggi meski secaran perkembangan sangat jauh tertinggal dari Bandung. Oh yah Soppeng itu salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan, letaknya sebelah utara kota Makassar, kurang lebih 200km atau sekitar 4 jam perjalanan darat menggunakan roda empat.
Soppeng masih terus berbenah untuk mengejar ketertinggalan dari kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan, jika mau di bandingkan Soppeng sangat sangat sangat jauh teringgal dari Makassar atau tana toraja yang sejak decade 80an sudah di kenal hingga manca Negara atau kabupaten Bantaeng yang 10 tahun terakhir mengalamai perkembangan dan kemajuan yang luar biasa. Namun seperti kata pepatah “beda kepala beda isi, beda daerah beda potensi” Soppeng pun punya banyak potensi potensi yang mampu mendatangkan wisatawan ke bumi latemmamala ini.
tiga potensi soppeng yang perlu dimaksimalkan
Ketertinggalan Soppeng dari berbagai sector bisa menciptakan ketidak-nyamanan wisatawan saat berkunjung ke kota the real ghotham city Berikut beberapa hal yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan.

1.       Medan jalan yang berliku dan kondisi rusak.
Khusus untuk wisatawan dari luar sulsel jika ingin berkunjung ke soppeng, singgahlah di Makassar terlebih dahulu menikmati coto Makassar agar kuat melalaui medan jalan yang berliku menuju soppeng karena dua di antara tiga alternative jalan menuju soppeng dari Makassar semuanya melalui jalan yang berliku, yaitu lewat camba atau lewat bulu dua. Adapun alternative yang lain yaitu lewat pare pare tapi jauhnya hampir 2x lipat. Namun jika anda penikmat pemandangan alam maka perjalanan selama 4 jam tak terasa.

2.       Sarana dan prasarana belum memadai.
Gencarnya promosi yang dilakukan pemerintah kabupaten soppeng tidak di sertai dengan pembangunan yang sarana yang maksimal, misalnya transportasi khusus wisatawan. Ini sangat di perlukan karena mengingat objek wisata unggulan soppeng hampir semuanya berada di luar kota dan tidak bisa di jangkau dengan kendaraan umum. Misalnya yang mau ke permandian air panas lejja, ke meseum calio atau ke umpungeng yang di klaim sebagai titik tengah Indonesia  --ini masih perlu diteliti lebih lanjut--. Ini tentu tidak nyaman untuk traveller atau backpacker.

3.       Belum ada hotel berbintang
Hotel yang ada di soppeng belum ada yang berbintang dan beberapa objek wisata belum memiliki hotel atau bahkan penginapan. hotel/penginapan hanya tersedia pusat kota sedangkan objek wisata banyak yang berada di luar kota namun anda boleh minta tumpangan/menginap di rumah penduduk, percayalah orang-orang soppeng itu ramah. Objek wisata yang menyediakan penginapan hanya permandian air panas lejja dan permandian alam ompo.

4.       Bau yang menyengat
Jangan salah bau yang menyengat yang ada di soppeng tidak bersumber dari sampah atau aliran air yang tersumbat, melainkan dari bau khas kelelawar yang ada di pohon asam tepat di kota soppeng. Baunya mirip dengan orang yang ngk pernah mandi dan ngk  menggunakan deodorant, ehehe. Sediakan masker kalau anda tidak tahan dengan bau yang demikian namun penasaran dengan makhluk yang hidupnya terbalik. ---terbalik, tidur di siang hari dan cari makan saat malam, kepala dibawah dan kaki di atas saat tidur---

5.       Belum ada tourguide dan peta penunjuk tempat destinasi wisata
Tentu kamu kebingungan jika berkunjung ke soppeng dan tidak tahu mau kemana karena belum adanya tourguide yang bisa menemanimu jalan-jalan, mau jalan sendiri tidak tau mau kemana karena tak ada peta. Tapi jangan risau karena tepat di tengah-tengah kota masih banyak hal yang bisa kamu kunjungi, misalnya villa yuliana –yang berubah nama menjadi meeum latemmamala-- peninggalan zaman belanda, di dalamnya terdapat benda-benda pusaka peninggalan kerajaan soppeng. Kelelawar yang banyak bergantungan di pohon asam tepat di tengah kota, tentu ini merupakan pengalaman yag berbeda dan kalau mau mendapatkan pengalaman yang lebih seru datanglah ketika sore menjelang magrib karena kelelawar-kelelawar tersebut akan mulai beterbangan keluar untuk cari makan dan membuat langit soppeng menjadi hitam. Kelelawar tersebut akan kembali saat subuh menjelang pagi. Atau berkunjung ke makam kuno di pemakaman jera lompoe tempat dimakamkan raja-raja soppeng.
Meski banyak kekurangan dan ketidaknyaman yang bisa kamu dapatkan saat berkunjung ke soppeng, tapi masih banyak hal yang bisa membuat penasaran dan bergegas ke soppeng, lihat disini. Kekurangan dan ketidaknyamanan  yang saya sebutkan di atas bukanlah sesuatu yang vital dan semuanya masih bisa diatasi.


Soppeng masih terus berbenah dan memperbaiki diri, dan berkat kerja keras pemerintah soppeng masuk 3 besar tujuan di sulsel versi PATA.
wisata air terjun di soppeng

Tidak ada komentar:

Posting Komentar