Sabtu, 10 Desember 2016

Hal-hal yang akan kamu dapatkan jika berkunjung ke soppeng

Sudah pernahkah kamu berkunjung ke soppeng? Atau malah belum tahu dimana itu soppeng? Soppeng merupakan salah satu daerah kabupaten di Sulawesi selatan, letaknya kurang lebih 200km sebelah utara kota Makassar, ibu kota sulsel. Sekitar 3 jam perjalanan darat dengan kendaraan roda dua dan 4 jam roda empat. Jangan harap perjalanan via udara karena soppeng masih tergolong daerah yang tertinggal di sul-sel namun punya banyak potensi yang belum digarap maksimal, karena ketertinggalannya inilah jika anda berkunjung kota yang memiliki julukan kota kalong ini simpan semua ekspektasi anda tentang kota ghotam city (julukan lain soppeng).
Nah, jika anda belum punya tempat tujuan untuk menghabiskan liburan akhir tahun, tak ada salahnya jika anda menjadikan soppeng sebagai tujuan. Berikut ini hal-hal yang akan kamu dapatkan jka berkunjung ke soppeng. Cekidot!!!

Kota yang toleran
Sudah kita tahu bersama bahwa Indonesia merupakan Negara yang sangat plural, ratusan suku bangsa yang mendiami pulau-pulau yang ada, dari sabang hingga mereuke. Ada bermacam-macam agama dan keyakinan, baik yang diakui Negara maupun yang belum diakui, misalnya aliran animism. Modern Ini, seolah tak ada lagi batas wilayah antar suku, tak terkecuali soppeng yang dihuni berbagai macam suku, namun bugis yang menjadi mayoritas, suku-suku minoritas antara lain jawa, tiongkok, Makassar dan lainnya. Meskipun bugis menjadi mayoritas namun tidak pernah bertingkah yang merugikan kelompok minoritas.
Gambar terkait
sumber tribunnewsdotcom
Sesuai dengan amanat Undang-undang, dimana setiap penduduk bebas memilih agama sesuai dengan keyakinannya, di sopeng terdapat dua agama yang memiliki rumah ibadah yaitu islam yang merupakan mayoritas dan Kristen katholik. (versi penulis). Rumah ibadah dua keyakinan yang berbeda ini menunjukkan kalau soppeng itu toleran, karena letaknya yang berdekatan hanya berjarak sekitar 200 meter. Rumah ibadah umat Kristen katolik ini dibangun pada tahun 1963 atas prakarsa pastor yomblot. Di dalam gereja terdapat sebuah patung bunda maria pieta yang telah menjadi cagar budaya soppeng, telah ada sejah tahun 1971 dan merupakan satu-satunya di Indonesia timur. Patung yang berdinding kaca ini menunjukkan sosok bunda maria memangku yesus yang telah disalib. Tiap tahun gereja ini ramai dikunjungi umat Kristen dari berbagai daerah.

Kota yang unik
Sadarkah anda bahwa ghotam city itu nyata? Jika anda meragukan kalau ghotam city itu nyata cobalah berkunjung ke kota soppeng. Anda akan mendapatkan sebuah kota, dimana pohon-pohonnya banyak ditemui hewan yang mencari makan dimalam hari ini. Inilah salah satu keunikan soppeng yang tidak dimiliki daerah lain dimana pun, bahkan bagi penulis dc comics hanyalah sebuah kota fiksi. Kini hewan itu dilindungi dan tidak boleh melakukan perburuan.
kota kalong
keunikan kota soppeng
Garam di laut, asam di gunung, pepatah ini mungkin tidak asing buat anda bukan? Nah, pepatah tersebut tidak berlaku bagi masyarakat soppeng, karena meskipun soppeng tidak memiliki laut namun punya sumber air asin. –anda mungkin kaget? datanglah ke soppeng untuk membuktiannya--. Lokasi sumber air asin ini terletak sekitar 15km sebelah utara kota soppeng, letaknya di desa soppeng riaja, kecamatan donri-donri. Hal yang memancing para peneliti dari berbagai kampus di kota Makassar untuk menelitinya, selain letaknya yang secara geografis, terletak di dataran tinggi, sumber air tawar yang terletak berdekatan tidak terasa asin. Masyarakat setempat menyebutnya appejengge dan banyak dimanfaatkan untuk minum hewan ternak masyarakat, misalnya sapi.

Kota penuh sejarah
Soppeng dimasa lalu merupakan kerajaan besar yang ter-afiliasi dengan dua kerajaan lainnya dalam perjanjian tellu poccoe, --perjanjian tellu poccoe adalah perjanjian persekutuan tiga kerajaan bugis yakni soppeng-bone-wajo--. Maka tak heran jika di soppeng ditemukan banyak jejak masa lalu yang masih terjaga –meski system pemerintahan bukan lagi system kerajaan, seperti Yogyakarta atau kraton Surakarta--. Beberapa bukti sejarah yang masih bisa disaksikan saat ini adalah:
purbakala soppeng
pemakaman jera lompoe salah satu bukti sejarah
bola ridie (rumah kuning) yang pada masanya berfungsi untuk menyimpan atribut kerajaan soppeng, dibangun pada tahun 1261M.
villa yuliana yang posisinya berhadapan langsung dengan bola ridie dibangun pada tahun 1905 oleh belanda.
Kompleks Jera lompoe, merupakan kompleks pemakaman raja-raja soppeng pada masa lalu. Ada juga makam raja sidenreng rappang.
tiga tempat yang menyimpan nilai historis di soppeng

Kota yang asri
Soppeng memang tertinggal dalam hal pembangunan gedung yang menjulang tinggi, namun itu justru membuat soppeng bisa menjaga keasrian dan tidak menjadi hutan beton. Jika berkunjung ke soppeng jangan sekali-kali mencari rumah makan semacam kaefce dan sejenisnya, tempat hiburan malam hingga bioskop karena itu semua belum ada di soppeng. Namun jika anda ke soppeng yang harus anda lakukan adalah nikmati sebuah kota yang tenang, asri, kearifan lokal dan pemandangan yang indah. Rasakan seolah anda berada di sebuah kota fiksi, dan jangan lupa abadikan momentnya. –tak perlu kali yah diingatkan, sudah tersimpan di pikiran bawah sadar--. Ehehe. namun jangan ke soppeng ketika siang hari


kota soppeng
sumber gambar tribunnewsdotcom
Saat ini pemerintah kabupaten soppeng terus menggenjot sector pariwisata untuk meningkatkan pendapatan daerah dan mengembalikan kejayaan masa lalu serta menambah alternative destinasi wisata di sul-sel, dan berikut tiga hal potensial di soppeng. Semoga apa yang penulis sampaikan dalam artikel ini dapat memancing traveler, backpacking untuk menjadikan soppeng kota tujuan.

4 komentar:

  1. waaa ada makam kuno!!!!

    mau tahu dong ceritanya.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ke soppeng aja om untuk dpat ceritanya, :)

      Hapus
  2. deh lamanya mo ndak ke Soppeng, tahun berapa ya?
    1999 kalau ndak salah

    BalasHapus
    Balasan
    1. sekarang tambah romantis daeng :)

      Hapus