Selasa, 20 September 2016

Kedatangan d’masive di soppeng (review dari seorang bukan pecinta music)


Di tengah gencarnya pemerintah melakukan promosi ‘no smoking’ mulai dari sosialisasi bahaya rokok hingga wacana menaikkan harga hingga kisaran Rp.50.000/ bungkus, perusahaan rokok juga tak mau kalah dan terus melakukan promosi, salah satunya dengan menjadi sponsor utama untuk sebuah event. Khususnya konser music yang dihadiri band nasional. Untuk ini saya kurang paham, apakah pihak penyelenggara event yang menggandeng perusahaan rokok untuk menjadi sponsor atau perusahaan yang membuat event untuk promosi. Dari pengalaman saya nonton konser gratis, mulai dari type-x, ungu dan yang terakhir d'masiv selalu saja perusahan rokok menjadi sponsori utama, yang saya tandai dengan adanya ‘booth’ dan umbul-umbul. Dua diantaranya saya dapatkan dimakassar dan yang terakhir d’masiv saya dapat di kota soppeng. selengkapnya

Kedatangan band yang digawangi ryan sebagai vokalis menjadi hiburan tersendiri untuk masyrakat soppeng yang merupakan untuk pertama kalinya kedatangan band nasional dan d’masiv menjadi yang pertama datang ke soppeng. Kedatangan band asal Jakarta ini ke soppeng berkah kerjasama authentic city selaku promotor dan menjadikan kota soppeng sebagai tujuan tour. Dari pengamatan saya, animo masyarakat soppeng untuk acara music yang diselenggarakan authentic city belum meledak, bukan karena masyarakat soppeng tidak cinta music dan tidak mengenal band-band papan atas Indonesia, melainkan karena tidak maksimalnya promosi yang dilakukan pihak promotor dan ini merupakan event yang pertama menghadirkan band nasional jadinya mereka yang mendapat informasi dari mulut ke mulut dan tidak melihat spanduk atau baliho yang terpasang tidak percaya. Kedepannya semoga semakin banyak event yang serupa agar kota soppeng semakin dikenal dan menjadi kota tujuan wisata mengingat kota yang mendapat julukan kota kalong ini punya tempat wisata alam yang belum dieksplor.

Saat tiba di soppeng, band yang berdiri pada tahun 2003 ini disambut oleh bupati soppeng di rumah jabatan tanpa kehadiran sang vokalis, ryan akibat kelelahan setelah menempuh perjalanan darat dari Makassar dengan waktu kurang lebih tiga jam. Rian terpaksa melewatkan moment penjemputan di rujab karena harus mendapat perawatan di rumah sakit sebelum tampil di stadion andi wana. Saat membawakan lagu ketiga ryan nampaknya belum benar-benar pulih akhirnya dia merebahkan tubuhnya di atas panggung untuk mengembalikan stamina dan membiarkan music selesai, untungnya ia tidak sampai harus dievakusi. Setelah music selesai ia bangkit dan langsung megambil air minum untuk melepas dahaga dan kembali menyapa masyarakat soppeng dengan jargon “aku suka kalian, soppeng”.

Sebelum tampil, dua band local menjadi pembuka acara. Salah satunya band local yang berdomisili di soppeng yaitu ‘888band’ membawakan lagu berbahasa inggris, saya tidak tahu apa ini lagu ciptaan sendiri atau aransemen ulang, bukannya saya meragukan kreativitas anak soppeng. Moment yang ditunggu para masives (fans club band d’masiv) dan masyarakat soppeng yang memadati stadion andi wana tiba, ryan muncul dari balik panggung yang dipenuhi dengan busana blazer warna biru tua dipadukan dengan kaos oblong warna hitam dan jeans biru sambil membawakan lagu  yang berjudul ‘diam tanpa kata’ yang rilis sekitar tahun 2008 silam. Kemudian dilanjutkan dengan lagu yang menjadi soundtrack film animasi ‘boboboy’ yang berjudul di bawah langit yang sama. Sebelum menyapa masives dan masyarakat soppeng ia membawakan lagu yang berjudul ‘merindukanmu’ jadi total tiga judul lagu ia bawakan diawal penampilnnya.

Sambil menyapa penonton dengan jargon “aku suka kalian” dan menyatakan bahagia bisa menghibur masyarakat soppeng, ia memperkenalkan single terbarunya yang berjudul ‘dengarlah sayang' (sumber youtube) sebuah lagu yang berkisah tentang seseorang yang suka membohongi pasangannya. Tanpa iringan music rian melantunkan reff lagu tersebut kemudian meminta kepada seluruh penonton untuk menyalakan cahaya dari ponsel dan mengangkat ke atas mengikuti irama music saat ia membawakan single terbaru untuk di posting di akun twiteer dan instagram (ig) d’masiv. Lagu kelima yang dilantunkan berjudul ‘jangan menyerah’ disini rian meminta para penonton mengangkat tangan ke atas seperti lagu sebelumnya namun tanpa cahaya di tangan.

Sebelum melantunkan lagu ke enam, rian bertanya ke penonton “adakah seseorang disini yang pernah menyukai seseorang namun orang itu sudah punya pasangan? Cowok yang suka pada cewek namun si cewek sudah punya pacar atau cewek suka pada cowok namun si cowok sudah beristri?” ini lagu saya persembahkan buat kalian kata rian mengakhiri kemudian melantunkan lagu yang berjudul ‘di antara kalian’. Kurang lebih satu jam rian berada diatas panggung, total dia membawa sepuluh lagu dengan ‘cinta ini membunuhku’ sebagai penutup. Saat rian sudah mengucapkan salam perpisahan sayapun meninggalkan stadion untuk pulang lebih awal karena enggan berdesak-desakan.

List lagu yang dibawakan selama kurang lebih satu jam:

1.diam tanpa kata
2. di bawah langit yang sama
3. merindukanmu
4. dengarlah sayang (single terbaru)
5. jangan menyerah
6. di antara kalian
7. natural
8. hidup yang kujalani
9. beri aku waktu
10. cinta ini membunuhku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar